Kembalikan Keranjang Itu
Suatu kali ada sepasang suami istri yang hidup serumah dengan ayah sang suami. Orang tua ini sangat merepotkan karena berperangai buruk dan tak henti-hentinya mengeluh. Akhirnya pasangan tersebut memutuskan untuk mengenyahkannya. Sang suami memasukkan ayahnya ke dalam keranjang yang dipanggul di bahunya. Ketika ia sedang bersiap-siap meninggalkan rumah, anak laki-lakinya yang baru berusia delapan tahun muncul dan bertanya, "Ayah, kakek mau dibawa kemana? " Sang ayah menjawab bahwa ia bermaksud membawa kakek ke gunung agar ia bisa belajar hidup sendiri. Anak itu terdiam menyaksikan ayahnya berlalu, tiba-tiba ia berteriak, "Ayah, jangan lupa membawa pulang keranjangnya."
Ayahnya merasa aneh, sehingga ia berhenti dan bertanya, "Mengapa?" Anak itu menjawab, "Aku memerlukannya untuk membawa ayah nanti kalau ayah sudah tua." Orang itu segera membawa kembali ayahnya dan sejak itu mereka merawat orang tua itu dengan penuh perhatian dan memenuhi semua kebutuhannya.
Anda Membawa Sial Padaku
Kalidasa adalah penyair Sansekerta termasyur yang hidup di India pada abad ketiga Masehi. Sebagai anak kecil, ia tinggal bersama ibunya dalam sebuah gubuk yang berhadapan dengan istana raja. Di balik tembok istana banyak terdapat pohon mangga yang tumbuh lebat. Pada musimnya, buah-buah mangga yang harum berlimpah ruah. Jika tak ada orang sekitar, Kalidasa akan memanjat tembok dan mengambil beberapa mangga.
Suatu hari ketika sedang mencuri mangga, Kalidasa tidak menyadari kehadiran raja yang melihatnya dari jendela istana. Pagi itu ketika sedang mengupas mangga, sang raja secara tidak sengaja melukai tangannya sendiri. Karena luka itu mengeluarkan banyak darah, raja segera mengumpulkan semua penasihat dan tukang ramalnya untuk mengungkapkan padanya apa makna luka itu. Para penasihat kerajaan itu berpikir sejenak, kemudian mereka bertanya apakah raja melihat sesuatu yang tidak biasa hari itu. Sang raja menjawab bahwa ia melihat seorang anak kecil mencuri mangga dari kebun istana. "Oh, Apa yang Paduka lihat sungguh tidak baik. Anak itu membawa malapetaka bagi Paduka." kata para penasihat itu. "Lebih baik Paduka menyingkirkan anak itu."
Raja segera memerintahkan agar anak kecil itu dibawa ke hadapannya. Dengan gemetar Kalidasa bersujud di hadapan raja. Ia diberi tahu bahwa raja telah melihatnya mencuri mangga dan ini akan membawa kesialan bagi raja. Ia ditanya apakah ada pesan terakhir sebelum dieksekusi.
"Hamba menyesal telah membawa nasib buruk bagi Paduka," kata Kalidasa, "tapi akan adil juga jika orang yang melihat hamba mencuri mangga tadi pagi ikut dihukum karena dia pun membawa nasib buruk bagi saya." Jawaban ini mengejutkan Sang raja karena ia segera menyadari betapa bodoh tindakannya mengikuti anjuran para tukang ramal yang menyebut diri mereka orang bijaksana. Terkesan dengan Kalidasa, raja mengangkatnya sebagai anak. Di dalam istana Kalidasa belajar kesusastraan dan akhirnya menjadi penyair yang termasyhur di India. Dia menulis drama Shakuntala yang masih dimainkan sampai saat ini.
Berhati-hatilah Terhadap Si Licik
Seseorang melihat seekor macan terjebak dalam perangkap. Sang macan memohon agar orang itu membebaskannya, tapi orang itu berkata, "Tidak, engkau akan memakanku kalau kau kubebaskan." Namun macan itu terus memohon, mengiba-iba, dan berjanji bahwa ia bukan hanya tidak akan mengganggunya, bahkan akan menjadi pelindungnya. Orang bodoh itu percaya pada omongan macan dan membebaskannya. Tak perlu diceritakan, macan yang tak tahu berterima kasih itu menerkamnya. Orang itu berteriak ketakutan dan suaranya menarik perhatian seekor rubah.
Orang itu menceritakan kepada rubah bagaimana ia telah membebaskan macan dari jala perangkap. Tapi macan itu berkilah bahwa orang itu tidak benar-benar berniat membebaskannya. Ketika mereka berselisih seperti itu, rubah berkata, "Tunggu, saya sungguh bingung. Jika kalian ingin aku menyelesaikan masalah ini, aku harus tahu awalnya bagaimana. Sekarang, coba di mana macan berada ketika engkau datang?" Orang itu mulai menjelaskan tapi rubah berkata, "Aku masih belum mengerti, tunjukkan padaku bagaimana macan terperangkap." Macan bodoh itu kembali masuk ke dalam jala. Setelah yakin binatang buas itu sudah terperangkap kembali, si rubah menoleh kepada orang itu dan berkata, "Pergilah sekarang, berhati-hatilah terhadap makhluk licik yang membuat janji yang tak pernah ditepati."
Saturday, August 08, 2009
Friday, August 07, 2009
Orang Baik dan Orang jahat ...
Q baru saja selesai membaca buku tentang bagaimana cara berbicara pada orang lain ...
Dan barusan, Q nda sengaja nyenggol sepeda motorE orang.
Dan bagian belakangE beret ...
Q coba terapno cara nde buku itu.
Minta maaf dengan tulus ...
Tapi itu saja tidak cukup, walaupun hanya menyebabkan 1 goresan pada sepeda itu, minta maaf tak cukup baginya. (Q tak tahu apa yang membuat ia tak mau jika hanya menerima permintaan maaf saja untuk satu goresan itu ...)
Mungkin di dunia ini banyak orang yang baik hati, tapi, sebanyak orang yang baik hati, sebanyak itu pula orang yang jahat ...
Sifat dasar manusia yang egois dan serakah adalah sifat yang paling menentukan hidup.
Paling menentukan keadaan dan situasi yang akan terjadi.
Walaupun seseorang sudah melakukan suatu ketulusan dan penyesalan yang begitu dalam, sifat manusia untuk bisa mendapatKan lebih dengan memanfaatKan keadaan yang ada tak bisa dihilangkan.
Dan menurutQ, mengambil keuntungan dari orang lain dengan motif yang jelek itu sungguh tak berperasaan. Semua itu terjadi karena semakin banyak orang pintar, tetapi hanya sedikit yang bijaksana. Kebanyakan orang memikirkan jalan hidup dari sudut pandang politik. Sebuah sudut pandang yang berusaha untuk selalu untung, dengan cara apapun membuat diri mereka selalu di untungkan. Itulah, 1 hal yang membuat dunia hancur.
Ketika ada 1 orang saja yang menerapkan prinsip politik, akan ada 1 orang lain yang akan bersikap sama sepertinya. Dan itu akan menjalar seperti rantai.
Mengapa bisa demikian?
Ketika 1 orang (anggap saja si A) menggunakan prinsip politik, ia akan mengambil keuntungan dari orang lain (anggap si B). Jika si B pada akhirnya sadar bahwa ia dimanfaatkan, ada 2 hal yang menjadi pilihannya.
1. Tetap menjaga prinsip awalnya menjadi orang yang baik, atau
2. Karena merasa dimanfaatkan, ia akhirnya memanfaatkan orang lain juga
Bila si B memilih pilihan pertama, ikatan rantai itu akan putus. Tetapi si A pasti melakukan hal yang sama tidak hanya pada si B. Anggap saja si A memanfaatkan si C juga. Kemudian si C sadar dan memilih pilihan kedua. Rantai itu akan terus menjalar, sampai orang bisa bersikap bijaksana dalam segala hal.
Kebanyakan orang lebih mudah terseret untuk ikut di pilihan kedua.
Bukan karena ia orang yang jahat, tetapi karena sifat dasar manusia yang serakah, selalu menginginkan sesuatu yang lebih. Maka ia akan melakukan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih itu. Dan sifat manusia yang pendendam, membuat manusia melakukan sesuatu seperti bagaimana orang memperlakukannya. Dengan kata lain, 1x saja (HANYA 1x saja) orang mendapati suatu hal yang jelek (sakit hati, kecewa), ia akan membentengi dirinya dengan pengalaman itu, dan biasanya ia akan memperlakukan orang lain seperti perlakuan yang pernah didapatnya ...
Dan barusan, Q nda sengaja nyenggol sepeda motorE orang.
Dan bagian belakangE beret ...
Q coba terapno cara nde buku itu.
Minta maaf dengan tulus ...
Tapi itu saja tidak cukup, walaupun hanya menyebabkan 1 goresan pada sepeda itu, minta maaf tak cukup baginya. (Q tak tahu apa yang membuat ia tak mau jika hanya menerima permintaan maaf saja untuk satu goresan itu ...)
Mungkin di dunia ini banyak orang yang baik hati, tapi, sebanyak orang yang baik hati, sebanyak itu pula orang yang jahat ...
Sifat dasar manusia yang egois dan serakah adalah sifat yang paling menentukan hidup.
Paling menentukan keadaan dan situasi yang akan terjadi.
Walaupun seseorang sudah melakukan suatu ketulusan dan penyesalan yang begitu dalam, sifat manusia untuk bisa mendapatKan lebih dengan memanfaatKan keadaan yang ada tak bisa dihilangkan.
Dan menurutQ, mengambil keuntungan dari orang lain dengan motif yang jelek itu sungguh tak berperasaan. Semua itu terjadi karena semakin banyak orang pintar, tetapi hanya sedikit yang bijaksana. Kebanyakan orang memikirkan jalan hidup dari sudut pandang politik. Sebuah sudut pandang yang berusaha untuk selalu untung, dengan cara apapun membuat diri mereka selalu di untungkan. Itulah, 1 hal yang membuat dunia hancur.
Ketika ada 1 orang saja yang menerapkan prinsip politik, akan ada 1 orang lain yang akan bersikap sama sepertinya. Dan itu akan menjalar seperti rantai.
Mengapa bisa demikian?
Ketika 1 orang (anggap saja si A) menggunakan prinsip politik, ia akan mengambil keuntungan dari orang lain (anggap si B). Jika si B pada akhirnya sadar bahwa ia dimanfaatkan, ada 2 hal yang menjadi pilihannya.
1. Tetap menjaga prinsip awalnya menjadi orang yang baik, atau
2. Karena merasa dimanfaatkan, ia akhirnya memanfaatkan orang lain juga
Bila si B memilih pilihan pertama, ikatan rantai itu akan putus. Tetapi si A pasti melakukan hal yang sama tidak hanya pada si B. Anggap saja si A memanfaatkan si C juga. Kemudian si C sadar dan memilih pilihan kedua. Rantai itu akan terus menjalar, sampai orang bisa bersikap bijaksana dalam segala hal.
Kebanyakan orang lebih mudah terseret untuk ikut di pilihan kedua.
Bukan karena ia orang yang jahat, tetapi karena sifat dasar manusia yang serakah, selalu menginginkan sesuatu yang lebih. Maka ia akan melakukan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih itu. Dan sifat manusia yang pendendam, membuat manusia melakukan sesuatu seperti bagaimana orang memperlakukannya. Dengan kata lain, 1x saja (HANYA 1x saja) orang mendapati suatu hal yang jelek (sakit hati, kecewa), ia akan membentengi dirinya dengan pengalaman itu, dan biasanya ia akan memperlakukan orang lain seperti perlakuan yang pernah didapatnya ...
Thursday, August 06, 2009
Cerita Dalam Kehidupan
Anda Boleh Menginjak Kaki Saya
Ketika sedang berjalan di dalam gerbong sebuah kereta api, seorang anak muda tak sengaja menginjak kaki seorang penumpang. Meskipun sudah meminta maaf, anak muda ini tetap saja dimaki-maki.
"Pak," kata anak muda itu, "tak bisakah Bapak menerima kejadian yang tidak disengaja ini?" Jika Bapak masih belum puas, Bapak boleh menginjak kaki saya kalau Bapak mau."
Kata-kata ini menyadarkan penumpang itu. Ia merasa malu dan langsung berhenti memaki.
Kecantikanku dan Kecerdasanmu
George Bernard Shaw suatu kali didekati seorang aktris muda jelita yang berbisik di telinganya, "Apakah tidak hebat jika kita menikah dan memiliki anak dengan kecantikanku dan otakmu?"
George Bernard Shaw yang tidak tampan menjawab, "Sungguh menarik. Tapi apa jadinya jika anak itu mewarisi tampangku dan otakmu?
Kita Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang
Suatu hari seorang laki-laki beserta anaknya membawa seekor keledai ke pasar. Di tengah jalan, beberapa orang melihat mereka dan mencemooh, "Lihat tuh orang dungu, mengapa tak mereka naiki saja keledainya?"
Laki-laki tersebut mendengar cemooh itu dan meminta anaknya menaiki keledai, sementara ia berjalan di sampingnya. Seorang perempuan tua melihat mereka dan berkata, "Sudah terbalik dunia ini! Sungguh anak tak tahu diri! Ia enak-enak saja duduk di atas keledai sedangkan ayahnya yang tua di biarkan berjalan."
Jadi kali ini, anak itu turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik. Beberapa saat kemudian mereka berpapasan dengan seorang gadis muda, "Mengapa kalian tak menaiki kuda ini bersama-sama?"
Mereka menuruti nasihat gadis muda itu dan bersama-sama menunggangi keledai mereka. Tak lama kemudian sekelompok orang lewat berkata, "Binatang malang. Ia harus menanggung beban dua orang gendut tak berguna itu! Kadang-kadang orang memang bisa kejam!"
Sampai disini, ayah dan anak itu menjadi muak. Mereka memutuskan untuk memanggul keledai itu untuk membungkam mulut semua orang. Kejadian ini membuat orang tertawa terpingkal-pingkal dan menyoraki, "Lihat! Manusia keledai memanggul keledai!"
Tentu saja sang keledai tak sudi diperlakukan seperti itu. Ketika berada di tepi sungai, ia meronta membebaskan diri. Akhirnya, laki-laki itu, anaknya, dan keledai semua terjebur ke dalam sungai.
Jika Anda berusaha menyenangkan semua orang, pada akhirnya Anda tak akan menyenangkan siapa pun dan hanya mendapatkan kesulitan.
Diambil dari buku Be Happy. Aku menuliskan ini di blogku karena menurutKu cerita-cerita di atas bagus dan memberi suatu gambaran baru dalam pemikiran. Semoga cerita ini dapat merubah sudut pandang dan cara berpikir yang salah.
Ketika sedang berjalan di dalam gerbong sebuah kereta api, seorang anak muda tak sengaja menginjak kaki seorang penumpang. Meskipun sudah meminta maaf, anak muda ini tetap saja dimaki-maki.
"Pak," kata anak muda itu, "tak bisakah Bapak menerima kejadian yang tidak disengaja ini?" Jika Bapak masih belum puas, Bapak boleh menginjak kaki saya kalau Bapak mau."
Kata-kata ini menyadarkan penumpang itu. Ia merasa malu dan langsung berhenti memaki.
Kecantikanku dan Kecerdasanmu
George Bernard Shaw suatu kali didekati seorang aktris muda jelita yang berbisik di telinganya, "Apakah tidak hebat jika kita menikah dan memiliki anak dengan kecantikanku dan otakmu?"
George Bernard Shaw yang tidak tampan menjawab, "Sungguh menarik. Tapi apa jadinya jika anak itu mewarisi tampangku dan otakmu?
Kita Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang
Suatu hari seorang laki-laki beserta anaknya membawa seekor keledai ke pasar. Di tengah jalan, beberapa orang melihat mereka dan mencemooh, "Lihat tuh orang dungu, mengapa tak mereka naiki saja keledainya?"
Laki-laki tersebut mendengar cemooh itu dan meminta anaknya menaiki keledai, sementara ia berjalan di sampingnya. Seorang perempuan tua melihat mereka dan berkata, "Sudah terbalik dunia ini! Sungguh anak tak tahu diri! Ia enak-enak saja duduk di atas keledai sedangkan ayahnya yang tua di biarkan berjalan."
Jadi kali ini, anak itu turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik. Beberapa saat kemudian mereka berpapasan dengan seorang gadis muda, "Mengapa kalian tak menaiki kuda ini bersama-sama?"
Mereka menuruti nasihat gadis muda itu dan bersama-sama menunggangi keledai mereka. Tak lama kemudian sekelompok orang lewat berkata, "Binatang malang. Ia harus menanggung beban dua orang gendut tak berguna itu! Kadang-kadang orang memang bisa kejam!"
Sampai disini, ayah dan anak itu menjadi muak. Mereka memutuskan untuk memanggul keledai itu untuk membungkam mulut semua orang. Kejadian ini membuat orang tertawa terpingkal-pingkal dan menyoraki, "Lihat! Manusia keledai memanggul keledai!"
Tentu saja sang keledai tak sudi diperlakukan seperti itu. Ketika berada di tepi sungai, ia meronta membebaskan diri. Akhirnya, laki-laki itu, anaknya, dan keledai semua terjebur ke dalam sungai.
Jika Anda berusaha menyenangkan semua orang, pada akhirnya Anda tak akan menyenangkan siapa pun dan hanya mendapatkan kesulitan.
Diambil dari buku Be Happy. Aku menuliskan ini di blogku karena menurutKu cerita-cerita di atas bagus dan memberi suatu gambaran baru dalam pemikiran. Semoga cerita ini dapat merubah sudut pandang dan cara berpikir yang salah.
Wednesday, August 05, 2009
Ost Putri Huan Zhu III - Nai He
Wo he ni liang ge
Ban zhe deng er zuo
Wo di tou wu yu ni mei tou shou suo
Hao hua hao yue hao liang xiao
Ta bu shu yu ni ye bu shu yu wo
Xin shi ji wan chong zhi you qing mo mo
Xiang dui deng er shuo
Deng er bu jie wo
Hao hua hao yue hao liang xiao
Ru ci xu du guo
Leng zhu qiao qiao luo
Cuo cuo cuo
Yi lu zong zai shi cuo
Zhe zhe zhe
Zhe fen chou chang ru he shuo
Hao hua hao yue hao liang xiao
Ni ye shi nai he wo ye nai he
Nai he nai he nai he nai he~
Xin shi ji wan chong zhi you qing mo mo
Xiang dui deng er shuo
Deng er bu jie wo
Hao hua hao yue hao liang xiao
Ru ci xu du guo
Leng zhu qiao qiao luo
Cuo cuo cuo
Yi lu zong zai shi cuo
Zhe zhe zhe
Zhe fen chou chang ru he shuo
Hao hua hao yue hao liang xiao
Ni ye shi nai he wo ye nai he
Nai he nai he nai he nai he
Tuesday, August 04, 2009
Be Happy ... ^^
Ada orang yang seperti aksara terukir di atas karang, mereka cepat jadi marah dan menyimpan kemarahan itu dalam hati untuk waktu yang lama. Ada yang seperti goresan surat di atas pasir, mereka marah juga, namun kemarahan itu cepat berlalu. Orang yang lain seperti huruf yang ditulis di permukaan air, tidak menyisakan goresan apa pun. Tapi orang yang sempurna seperti surat di tulis di angin, mereka membiarkan hal" yang menyakiti dan menghina tak teracuhkan, pikiran mereka senantiasa murni ...Kita semestinya menghitung kelebihan kita daripada kekurangan kita. IngatLah ungkapan:
- Aku mengeluh tak punya sepatu hingga suatu hari bertemu dengan orang yang tak punya kaki -
Kegelapan tidak dapat diatasi dengan kegelapan, melainkan dengan terang. Demikian juga, kebencian tak dapat dikalahkan dengan kebencian, tetapi dengan cinta kasih.
Kehidupan terlihat seperti pintalan benang.
Seperempat abad, mereka berjuang untuk mendapatkan pekerjaan ...
Seperempat lagi mereka berjuang di belantara kegetiran mengumpulkan harta dan kekayaan, dan
Seperempat berikutnya mereka menuju kematian tanpa tahu sama sekali untuk apa sebenarnya mereka hidup.
Kebencian merintangi, kasih membebaskan
Kebencian mencekik, kasih melapangkan
Kebencian membawa kegetiran, kasih membawa damai
Kebencian menghasut, kasih meneduhkan dan melegakan
Kebencian memecah belah, kasih menyatukan
Kebencian membawa kekerasan, kasih melembutkan
Kebencian menjatuhkan, kasih menolong ...
Hukum dasar pikiran ...
Apa yang dilihat - itu yang dirasakan
Apa yang dirasakan - itu yang dipikirkan
Apa yang dipikirkan - itu yang diinginkan
Apa yang diinginkan - itu yang dilakukan
Pertualangan mencari Dosen Wali
Tanggal 25 juli, hari terakhir P3KMABA, lia pengumuman nde markas sipil gedung P lantai 4 ...
Dosen waliQ (setelah ini Q singkat DW) namaE Pak Andy ...
Menurut pengumuman iku, konsultasi hari senin jam 4 - 5 sore ...
Bawa map merah, d kasi foto 4x6 nde pojok kanan atas ...
Hari senin, jam 15.50 sampe kampus ...
Mau tak pasNo jam 4 ae wong janjiE jam 4 ...
Lia jam HP ...
Jam 16.00, ngetok ruangAn P405B, ruangAnE kosong blong, nda ono orang sama sekali ...
Keluar ketemu 1 dosen, tanya" kataE pak Andy E wez pulang ...
pas ta bilang i --> lo, kataE suru dateng jam 4, koq d tinggal pulang =='
jawabE --> tw dari mana suru dateng jam 4?
trs tak tunjuk i pengumumanE, akhirE mek bilang --> nda usa ngikut i pengumuman
batinQ --> ==' lha ngono lapo nulis nek konsultasiE senin jam 4 >__<
Hari selasa, dateng ke kampus jam set 9 pagi ...
Nunggu sampe jam 11 batang hidungE dosenE ae nda ketok =='
akhirE pulang lagi ... (lha mek plonga-plongo nde kampus nunggu dosen xg nda jelas dtg jam piro karena nda ono jadwal xg hari iku, nda guna ...)
KataE mamaQ --> ya gitu itu namaE dosen ... pas briefing kan wez d omong i ada xg angel ketemuanE mbe dosen ... =='
BukanE DW iku = ortu nde kampus ya?
Nek DW Q gini, isa" semester 2 dan seterusE, Q mesti stand bye nde kampus dari pagi gae PRS =='
Hari Kamis, 30 Juli dateng lagi ke kampus ...
Berharap hari ini jodoh mbe DW Q ...
Ternyata DW Q blm kelihatan dari pagi (tanya ke TU)
Tp jodoh emg nda lari kemana, waktu mau pulang, nde dpn lift,
lift mbuka dan yg keluar adalah DW Q XD
Dosen waliQ (setelah ini Q singkat DW) namaE Pak Andy ...
Menurut pengumuman iku, konsultasi hari senin jam 4 - 5 sore ...
Bawa map merah, d kasi foto 4x6 nde pojok kanan atas ...
Hari senin, jam 15.50 sampe kampus ...
Mau tak pasNo jam 4 ae wong janjiE jam 4 ...
Lia jam HP ...
Jam 16.00, ngetok ruangAn P405B, ruangAnE kosong blong, nda ono orang sama sekali ...
Keluar ketemu 1 dosen, tanya" kataE pak Andy E wez pulang ...
pas ta bilang i --> lo, kataE suru dateng jam 4, koq d tinggal pulang =='
jawabE --> tw dari mana suru dateng jam 4?
trs tak tunjuk i pengumumanE, akhirE mek bilang --> nda usa ngikut i pengumuman
batinQ --> ==' lha ngono lapo nulis nek konsultasiE senin jam 4 >__<
Hari selasa, dateng ke kampus jam set 9 pagi ...
Nunggu sampe jam 11 batang hidungE dosenE ae nda ketok =='
akhirE pulang lagi ... (lha mek plonga-plongo nde kampus nunggu dosen xg nda jelas dtg jam piro karena nda ono jadwal xg hari iku, nda guna ...)
KataE mamaQ --> ya gitu itu namaE dosen ... pas briefing kan wez d omong i ada xg angel ketemuanE mbe dosen ... =='
BukanE DW iku = ortu nde kampus ya?
Nek DW Q gini, isa" semester 2 dan seterusE, Q mesti stand bye nde kampus dari pagi gae PRS =='
Hari Kamis, 30 Juli dateng lagi ke kampus ...
Berharap hari ini jodoh mbe DW Q ...
Ternyata DW Q blm kelihatan dari pagi (tanya ke TU)
Tp jodoh emg nda lari kemana, waktu mau pulang, nde dpn lift,
lift mbuka dan yg keluar adalah DW Q XD
Michael Jackson - You Are Not Alone
Another day has gone
I’m still all alone
How could this be
You’re not here with me
You never said goodbye
Someone tell me why
Did you have to go
And leave my world so cold
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
But you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
But you are not alone
’lone, ’lone
Why, ’lone
Just the other night
I thought I heard you cry
Asking me to come
And hold you in my arms
I can hear your prayers
Your burdens I will bear
But first I need your hand
Then forever can begin
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
Whisper three words and I’ll come runnin’
And girl you know that I’ll be there
I’ll be there
You are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone...Another day has gone
I’m still all alone
How could this be
You’re not here with me
You never said goodbye
Someone tell me why
Did you have to go
And leave my world so cold
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
But you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
But you are not alone
’lone, ’lone
Why, ’lone
Just the other night
I thought I heard you cry
Asking me to come
And hold you in my arms
I can hear your prayers
Your burdens I will bear
But first I need your hand
Then forever can begin
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
Whisper three words and I’ll come runnin’
And girl you know that I’ll be there
I’ll be there
You are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone...
I’m still all alone
How could this be
You’re not here with me
You never said goodbye
Someone tell me why
Did you have to go
And leave my world so cold
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
But you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
But you are not alone
’lone, ’lone
Why, ’lone
Just the other night
I thought I heard you cry
Asking me to come
And hold you in my arms
I can hear your prayers
Your burdens I will bear
But first I need your hand
Then forever can begin
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
Whisper three words and I’ll come runnin’
And girl you know that I’ll be there
I’ll be there
You are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone...Another day has gone
I’m still all alone
How could this be
You’re not here with me
You never said goodbye
Someone tell me why
Did you have to go
And leave my world so cold
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
But you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
But you are not alone
’lone, ’lone
Why, ’lone
Just the other night
I thought I heard you cry
Asking me to come
And hold you in my arms
I can hear your prayers
Your burdens I will bear
But first I need your hand
Then forever can begin
Everyday I sit and ask myself
How did love slip away
Something whispers in my ear and says
That you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
Whisper three words and I’ll come runnin’
And girl you know that I’ll be there
I’ll be there
You are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone
For I am here with you
Though you’re far away
I am here to stay
For you are not alone
For I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
For you are not alone...
Subscribe to:
Posts (Atom)